Kamis, 04 Juni 2015

PAKET WISATA LOMBOK 3H2M

DAY 1 : ARRIVAL LOMBOK - CHECK IN HOTEL (L/D)
Tiba di bandara International Lombok dan dijemput langsung menuju local restoran untuk makan siang. Dilanjutkan menuju desa adat Sade/suku Sasak dan Pantai Kuta, sore hari diantar ke hotel untuk check in, acara bebas dan istirahat.
DAY 2 : FULL DAY GILI TRAWANGAN TOUR ( Bf/L/D )
Makan pagi dihotel, perjalanan tour diawali dengan melewati Malimbu dengan pemandangan laut yang mempesona menuju pelabuhan Bangsal/Teluk Kode, dengan menggunakan perahu mesin ( Outrigger boat ) menuju sebuah pulau yang indah dan cantik yaitu Gili Trawangan . Di sini, para wisatawan dapat menyelam, snorkelling, naik glass bottom boat untuk memandang bawah laut dari atas boat, berenang, atau sekedar naik Cidomo (dokar) keliling pulau( biaya sendiri ). Makan siang akan disajikan di restoran setempat. Sore hari kembali ke Bangsal/Teluk Kode. Selanjutnya menuju Hutan Pusuk sambil melihat dan bercanda dengan monyet yang jinak sambil memberi makan mereka. Sore hari tiba di hotel, acara bebas dan istirahat

DAY 3: CHECK OUT - HALF DAY TOUR -TRANSFER OUT (Bf/L)
Makan pagi dihotel. Selanjutnya mengunjungi Taman Narmada sebagai replica gunung Rinjani, Lingsar Pura Muslim Waktu Telu, Kota Mataram ke pasar Cakranegara tempat Kaos Lombok, Mutiara dan oleh oleh Lombok seperti: madu, telur asin, dodol nangka, dll. Makan siang di lokal Rastaurant. Setelah makan siang diantar ke airport untuk penerbangan kepulangan kembali ke Jakarta.

FASILITAS TOUR :
Tiket pesawat JKT-LOMBOK pp
Transportasi standart pariwisata selama di lombok.
Akomodasi Hotel 2 malam (AC/Hot/Cold water).
Makan sesuai program.
Air mineral
Ticket masuk obyek wisata.
Tour Leader
Guide Lokal
Restribusi daerah
Parkir PP
P3K ringan
Spanduk
Dokumentasi

PAKET BELUM TERMASUK
Pengeluaran pribadi (telepon/laundry)


Minggu, 31 Mei 2015

LOMBOK TOUR WITH JICT JAKARTA

Kepercayaan baru di dapatkan olh Summitri tours dari Engineering department PT Jakarta International Container Terminal-JICT untuk membantu memfasilitasi untuk mengekplorasi obyek wisata Lombok.

Suku Sasak Desa Sade, Rambitan
Sasak adalah penduduk asli Pulau Lombok. Seperti juga kelompok etnik lain di Indonesia, suku Sasak berasal dari keturunan Austronesia yang bermigrasi dari daratan Asia sekitar 5.000 tahun SM dan tinggal di daerah-daerah di Asia Tenggara sampai ke Kepulauan Pasifik Selatan. Saat ini 85% dari populasi Lombok adalah suku Sasak. Meskipun Lombok sangat dipengaruhi oleh budaya Bali yang mayoritas memeluk agama Hindu Bali tetapi suku Sasak di Lombok mayoritas memeluk Islam.
Suku Sasak dikenal dengan keyakinan Wektu Telu yaitu kepercayaan Islam yang memiliki unsur-unsur Hindu, Buddha, dan kepercayaan tradisional kuno lainnya. Walaupun suku Sasak memeluk keyakinan Wektu Telu tetapi mereka tetap melaksanakan salat wajib lima waktu. Ada juga minoritas kecil memeluk keyakinan yang disebut Bodha yaitu kepercayaan animisme dan Buddhisme. Dua kelompok agama ini hidup harmonis bermasyarakat.


Desa Sasak paling kuno adalah Desa Bayan, berada dekat kaki Gunung Rinjani yang merupakan kubu Wektu Telu. Akan tetapi yang paling sering dikunjungi wisatawan adalah Desa Sade dan Desa Rembitan, di dekat Mataram. Masyarakat desa tersebut memilih mengabaikan modernisai dunia luar dan lebih memilih untuk terus melestarikan tradisi lama mereka.
Sebagian besar suku sasak bekerja sebagai petani, sementara kaum perempuan lebih mahir menenun, memproduksi kain ikat Lombok yang indah.
Rumah di Sade dibangun berbaris dimana yang paling menonjol dan khas Lombok adalah lumbung padi yang didirikan di atas empat tumpukan kayu dengan atap berbentuk topi terbuat dari alang-alang atau rumput gajah. Padi dimasukkan melalui jendela terbuka. Beruga atau ruang upacara berdiri di atas enam pilar dan atapnya juga terbuat dari rumput gajah, memberikan suasana sejuk ketika cuaca terik dan hangat pada malam hari yang dingin. Rumah adatnya dibagi menjadi 3 bagian, yaitu dapur, kamar tidur dan ruang tamu.


Desa Sukarara
Sukarara adalah nama sebuah desa sekitar 15 menit dari selatan Kota Mataram, tepatnya berada di kecamatan Jonggot, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Desa ini berpopulasi sekitar 150 kepala keluarga yang semuanya memiliki alat tenun tradisional. Karena menggunakan alat penenun yang tradisional maka kemampuan produksi mereka tidak terlalu banyak. Proses pembuatan kain songket memakan waktu lama. Setidaknya membutuhkan waktu 1 bulan untuk menghasilkan 1 lembar kain dengan lebar 1,2 meter dan panjang 2 meter. Tingkat kerumitan dan motifnya menentukan harga kain yang rata-rata berkisar antara Rp. 100 ribu hingga Rp. 5 juta perlembar.

Kain songket yang dihasilkan tidak hanya digunakan untuk pakaian namun juga mempunyai fungsi dekoratif sebagai pelengkap ornamen interior rumah. Songket Sukarara memiliki ciri khas dengan pola tradisional timur dan penggunaan benang songket emas. Pola dan pewarnaan yang digunakan oleh wanita-wanita Desa Sukarara merupakan nilai yang diberikan turun temurun dan lestari generasi sebelumnya. Biasanya keahlian menenun didapatkan dari ibu yang diwariskan ke anak perempuan. Begitu seterusnya sehingga tak ayal lagi motif dan warnanya terjaga sekaligus menjadi ciri khas songket Lombok.

Menenun kain songket menjadi kebutuhan utama warga Lombok khususnya Desa Sukarara karena dalam pesta pernikahan perempuan wajib memberikan kain tenun buatan sendiri kepada pasangan. Kepercayaan masyarakat setempat adalah perempuan yang tidak bisa menenun akan kesulitan mendapatkan jodoh. Bahkan ada semacam peraturan, wanita yang belum bisa menenun dilarang menikah. Kegiatan menenun dilakukan oleh wanita sembari menunggu para suami mereka pulang bertani dari ladang.

Daya tarik desa ini tidak hanya dari hasil home industry-nya yang menawan. Atraksi pada wanita dalam menggerakan alat tenun tradisional diminati oleh wisatawan domestik maupun asing. Para wanita dengan pakaian adat Sasak ini selalu siap mendemonstrasikan keahlian mereka. Pembuatan kain tenun dengan cara tradisional adalah dengan mempersiapkan pembuatan benang pakan serta pembuatan zat warna. Pebuatan benang secara tradisional menggunakan pemberat yang diputar dengan jari tangan. Pemberat tersebut berbentuk seperti gasing yang terbuat dari kayu atau terakota. Bahan membuat benar selain kapas, kulit kayu, serat pisang, serat nanas dan daun palem. Pembuatan zat warnanya terdiri dari 2 warna yakni biru dan merah. Warna biru didapatkan dari indigo atau mengkudu. Motif kain songket Lombok bermacam-macam, ada motif ayam, motif kembang delapan, motif kembang empat. Masing-masing motif punya makna sendiri.

Desa Sukarara juga memproduksi tenun ikat. Bahan tenun ikat sangat sederhana yakni terbuat dari bahan katun. Waktu produksi tenun ikat tidak selama tenun songket. Cukup satu hari, pengrajin Sukarara mampu menghasilkan tenun ikat sepanjang 3 meter. Harga tenun ikat bervariasi tergantung bahan pewarna kainnya. Jika berasal dari pewarna kimia, dibanderol dari harga Rp. 100 ribu sedangkan jika dari pewarna alami berharga mulai Rp. 150 ribu.

Kawasan Senggigi
Berjarak sekitar 20 menit dari pusat kota Mataram, daerah Senggigi bisa dikatakan sebagai pusat pariwisata di pulau Lombok. Senggigi terletak di sebelah barat Lombok, memiliki pemandangan pantai yan indah dengan pasirnya yang mirip dengan keadaan di pantai Kuta Bali, terumbu karang yang masih sehat dan indah cocok untuk menikmati wisata snorkeling dan pemandangan sunset yang sangat indah.

Salah satu atraksi yang paling diminati wisatawan di sepanjang pantai Senggigi ialah pemandangan sunset yang menawan, warna oranye keemasan matahari tenggelam di garis horizon dengan pemandangan Gunung Agung Bali tampak seperti piramida besar yang mengapung di lautan, memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan di Pulau Lombok.

Hampir sejajar dengan garis pantai Senggigi yang membentang lebih dari 10 Km ialah sebuah jalan raya di mana anda dapat menemukan aneka fasilitas wisata yang sangat lengkap, seperti hotel & resort dari berbagai kelas, restaurant, cafe & bar sampai dengan perusahaan jasa wisata / travel yang menawarkan fasilitas paket wisata, sewa mobil & motor serta paket perjalanan snorkeling dan diving. Dari sini dapat disimpulkan bahwa Senggigi merupakan tempat yang cukup tepat untuk dijadikan base point selama anda mengeksplorasi keindahan Pulau Lombok.

Selain pantainya yang indah, daya tarik lain yang terletak di tempat ini ialah sebuah objek wisata yang disebut “Batu Bolong”. Berjarak sekitar 2 Km dari pantai Senggigi atau sekitar setengah jam berjalan kaki, di tempat ini terdapat sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Menurut legenda masyarakat setempat dahulu kala sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dimakankan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati. Dari tempat ini juga terlihat Gunung Agung di Pulau Bal dari kejauhan.

Bukit Malimbu
Lombok merupakan sebuah pulau yang memiliki destinasi lengkap, dari atas bukit hingga destinasi bawah lautnya. Setelah anda puas mengelilingi beberapa pantai maupun desa wisata yang menyuguhkan kerajinan maupun budayanya, kini anda bisa melengkapi perjalanan anda di Lombok dengan mengunjungi sebuah obyek wisata Bukit Malimbu. Obyek wisata tersebut, memiliki panorama alam yang cukup memukau mata anda begitu pertama kali anda melihatnya. Anda pun harus bersiap-siap untuk membisu ketika melihat pemandangan indah yang disuguhkan obyek wisata tersebut.

Bukit Malimbu Lombok ini memiliki dua bagian, yakni Malimbu 1 dan juga Malimbu 2. Letak keduanya tidak terlalu berjauhan, berada tak jauh dari pusat kota Mataram di daerah Senggigi sekitar 30 menit. Bagi traveler yang hobi fotografi, bisa menjadikan cuaca cerah dengan pemandangan mempesona menjadi angle yang menarik dan bisa diabadikan. Jika dilihat dari atas, pengunjung akan melihat pasir putih yang menghampar luas tepat di depan bukit Malimbu ini. Bagi yang membawa lensa berukuran panjang, bisa membidik Gunung yang berada di Bali, sederet dengan gili sebelah utara Lombok.


Gili Trawangan


Gili Trawangan adalah yang terbesar dari ketiga pulau kecil atau gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut cukup signifikan. Dengan panjang 3 km dan lebar 2 km, Trawangan berpopulasi sekitar 800 jiwa. Di antara ketiga gili tersebut, Trawangan memiliki fasilitas untuk wisatawan yang paling beragam; kedai "Tîr na Nôg" mengklaim bahwa Trawangan adalah pulau terkecil di dunia yang ada bar Irlandia-nya. Bagian paling padat penduduk adalah sebelah timur pulau ini.


Trawangan punya nuansa "pesta" lebih daripada Gili Meno dan Gili Air, karena banyaknya pesta sepanjang malam yang setiap malamnya dirotasi acaranya oleh beberapa tempat keramaian. Aktivitas yang populer dilakukan para wisatawan di Trawangan adalah scuba diving (dengan sertifikasi PADI), snorkeling (di pantai sebelah timur laut), bermain kayak, dan berselancar. Ada juga beberapa tempat bagi para wisatawan belajar berkuda mengelilingi pulau.

Di Gili Trawangan (begitu juga di dua gili yang lain), tidak terdapat kendaraan bermotor, karena tidak diizinkan oleh aturan lokal. Sarana transportasi yang lazim adalah sepeda (disewakan oleh masyarakat setempat untuk para wisatawan) dan cidomo, kereta kuda sederhana yang umum dijumpai di Lombok. Untuk bepergian ke dan dari ketiga gili itu, penduduk biasanya menggunakan kapal bermotor dan speedboat.


Kelebihan Gili Trawangan dibandingkan dengan pantai lain adalah kita dapat menikmati sunset dan juga sunrise sekaligus di pantai ini! Hal ini terjadi karena Gili Trawangan memiliki pantai yang menghadap timur dan menghadap barat, dan jaraknya tidak terlalu jauh. Sehingga baik sunrise maupun sunset dapat kita nikmati di pantai ini.

Di Gili Trawangan juga kita dapat melihat kesenian bela diri tradisional yang bernama presean atau stick fighting yang biasanya dipertontonkan disekitar pasar seni Gili Trawangan.


Senin, 06 April 2015

SOLO - PACITAN TOUR WITH MTK AL HIDAYAH

Alhamdulillah..kami kembali mendapat kepercayaan dari ibu-ibu Majlis Taklim MTK Al Hidayah Kota Depok untuk membantu memfasilitasi program wisata yang menjadi agenda rutin. Kali ini rombongan mengexplorasi obyek wisata yang ada di Solo dan Pacitan.

setelah sarapan pagi, peserta yang terlihat antusias mengikuti program tour hari ini tampak sudah tidak sabar untuk segera berangkat menuju Pacitan. sebelum berangkat tidak lupa foto Narsis dulu di depan hotel.

setelah menempuh perjalanan kurang lebih dua jam setengah, akhirnya tiba juga di tujuan wisata pertama, yaitu Goa Gong. Goa terindah se-Asia Tenggara. setelah meeting point dengan pemandu wisata lokal peserta langsung diarahkan untuk memasuki goa untuk mengagumi keindahan karya cipta sang Penguasa, Allah SWT.

Mengunjungi Kraton Surakarta


Pantai Klayar kebanggaan Pacitan.


Rabu, 01 April 2015

GOA GONG PACITAN


Goa Gong adalah salah satu obyek wisata yang populer dan memegang predikat sebagai wisata goa terindah se-Asia Tenggara. Pesona Goa Gong Pacitan ini bersumber dari panorama indah stalaktit dan stalagmit yang dapat Anda temui tatkala menyusuri masuk ke dalam goa tersebut sedalam kurang lebih 256 meter atau selama kurang lebih 1 jam memiliki stalakmit dan stalaktit berumur ratusan tahun. Goa ini muncul sebagai akibat dari aktivitas vulkanik dan gerakan termik yang diperkirakan berlangsung ratusan hingga ribuan tahun silam.


Berdasarkan kisah masyarakat lokal, goa ini dinamai sebagai Goa Gong adalah karena masyarakat kerap mendengar adanya suara gema tabuhan seperti suara gong yang berasal dari dalam goa. Gong adalah salah satu alat tabuh dalam kesenian gamelan Jawa. Suara seperti gong dari dalam goa ini adalah hasil dari pantulan tetesan air alam goa yang menimpa batuan stalaktit atau stalagmit goa tersebut. Bunyi yang dihasilkannya terdengar harmonis dan indah, bahkan jika Anda berada di pintu masuk goa tersebut.
Secara geografis, Kabupaten Pacitan terletak di wilayah barat daya Jaw Timur memiliki bentang alam yang tersusun dari pengunungan kapur yang kurang subur untuk dijadikan lahan pertanian. Kandungan hara yang dimiliki tanah di wilayah Pacitan ini termasuk sedikit, dengan demikian kriteria tanah di Pacitan tergolong gersang. Kontur ketinggian tanah di wilayah Pacitan secara umum justru lebih membuka potensi wisata alam, salah satunya Goa Gong Pacitan ini.
Objek wisata goa di Jawa Timur yang satu ini dikelilingi oleh pegunungan, sebelah utara adalah gunung Manyar, sebelah selatan gunung Karang Pulut, sebelah timur Gunung Gede, dan sebelah barat adalah gunung Grugah. Keempat gunung ini adalah gunung non-aktif.


Stalaktit dan stalagmit di Goa Gong Pacitan ini akan mengalami pertumbuhan memanjang melalui proses alami akibat reaksi oksidasi atau reaksi kimia antara udara dengan air. Rata-rata pertumbuhan panjang stalaktit dan stalakit di goa ini berkisar antara 0.1 hingga 0.13 mm per tahun.
Saat mengunjungi Goa Gong Pacitan, Anda akan diajak menyusuri tangga dan menyaksikan berbagai pemandangan gong cave, shawl drappery (stalaktit yang meneteskan air), rekahan endapan kalsium, dan tetesan air di ujung-ujung goa yang membentuk laksana danau kecil.
Pilar-pilar stalagmit tumbuh menjulang tinggi dan terlihat saling bertumpuk satu sama lain, menyuguhkan panorama ukiran batuan yang hidup bersama dengan tetesan air yang tak pernah kering. Anda tidak perlu khawatir akan gelap saat menyusuri kedalaman Goa Gong Pacitan ini karena bagian-bagian goa telah dilengkapi dengan lampu warna-warni yang turut menambah keindahan dalam goa.
Goa Gong secara administratif berada di Dusun Pule, Desa Bomo, Kecamatan Punung, berjarak sekitar 37 km arah barat dari pusat kota Pacitan.
Obyek wisata ini dapat pula di jangkau dari Solo dengan melewati Sukoharjo, Wonogiri dengan lama perjalanan sekitar 3,5 jam. Infrakstruktur jalan yang cukup memadai yang tidak hanya dapat di lalui oleh kendaraan kecil tetapi juga kendaraan besar seperti bus. Sarana pendukung serti lahan yang luas dilengkapi dengan warung-warung, mushola, toilet dan sebagainya telah tersedia, sehingga para pengunjung cukup nyaman di lokasi obyek wisata ini.

Senin, 26 Januari 2015

OPEN TRIP...!!

Dengan banyaknya permintaan dari para sahabat summitri tours yang meminta untuk mengadakan open trip ke bagian wilayah selatan; Wono giri-Pacitan serta memberi kesempatan kepada mereka yang ingin mengadakan tour bersama tetapi jumlah pesertanya tidak mencukupi. Maka kali ini Summitri tour membuat paket tour khusus yang dapat diikuti oleh siapa saja.


Open trip ini akan dilaksakan dalam 2 trip; trip pertama akan di laksanakan di bulan Maret 2015. Sementara trip ke-2 dilaksakan pada tanggal 3 April 2015. Tanpa diduga untuk trip di bulan April sudah full booked 1 bus 42 seat. Apabila memenuhi quota maka kami akan membuka bus ke-2.

Ayo segera daftar! tempat terbatas.

Untuk info lebih lanjut hubungi summitri tours.

Senin, 19 Januari 2015

AIR TERJUN COBAN RONDO MALANG


Air terjun ini terletak di desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Malang Jawa timur. Coban ini memiliki ketinggian 85 meter, dan berada di ketinggian 1.135 m dari permukaan air laut. Pada bagian atas coban ini terdapat air terjun kembar, bernama coban manten, yang menyatu menjadi coban dudo dan mengalir ke bawah menjadi coban rondo. Sumber air dari ketiga air terjun ini berada di atas coban manten, suatu dataran tanpa pohon satu biji pun di daerah kepundan. Perjalanan ke mata air ini membutuhkan perjuangan ekstra karena medan yang licin dan jarak yang lumayan jauh (3-4 km).


Legenda di balik penamaan air terjun ini sudah tersiar luas. Berawal dari sepasang pengantin baru bernama Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo yang ingin melakukan perjalanan ke Gunung Anjasmoro, konflik berawal ketika keinginan itu ditentang orangtua Dewi Anjarwati karena usia pernikahan mereka yang baru memasuki Selapan (36 hari dalam bahas jawa). Akan tetapi mereka bersikeras dan akhirnya bahaya pun ditemui di tengah jalan. Entah dari mana, muncullah Joko Lelono yang terpikat kecantikan Dewi Anjarwati. Perkelahian pun tak terelakkan. Raden baron Kusumo lantas memerintahkan punokawannya untuk menyembunyikan Dewi Anjarwati di sebuah coban (air terjun) dan di saat akhirnya pertarungannya dengan Joko Lelono berbuah kematian keduanya, tinggallah Dewi Anjarwati menjadi janda (rondo).Hingga akhirnya tempat persembunyian Dewi Anjarwati disebut sebagai Coban Rondo.

Mitos yang berkembang di tempat ini adalah jika datang ke tempat ini bersama kekasih, hubungan mereka akan kandas. Entah apakah kebenarannya dapat ditelusuri, akan tetapi yang jelas, pastilah mitos ini didasari dan terinspirasi dari kisah Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo. Meskipun hanya mitos, wacana ini pastilah terlintas di benak pengunjung dan bagi orang-orang yang percaya hal-hal mistis dan supranatural sebagai bahan pertimbangan ulang untuk plesir mengunjungi tempat ini.


Berkaitan dengan mitos dan hal-hal mistis, tiap tempat wisata pastilah memiliki pantangan sendiri. Dan tentu saja begitu pula dengan Coban Rondo. Larangan ini tidak tertulis dengan gamblang, akan tetapi masyarakat sekitar mematuhinya dengan rasa tunduk luar biasa karena kepercayaan mereka terhadap makhluk halus penunggu coban. Aturan-aturan dasar seperti dilarang berkata kotor, buang sampah sembarangan, buang air sembarangan, dan lain-lain bagai terpatri di benak masyarakat.

Meski diselimuti oleh legenda, mitos, dan cerita-cerita "halus" Coban Rondo tetap memiliki pesona sendiri. Sebagai surga bagi pelancong dan turis yang akan terhanyut oleh sejuknya air dari air terjun janda Dewi Anjarwati.

Senin, 05 Januari 2015

JOGYA-DIENG TOUR WITH PT HANIORI JAKARTA

PT Haniori yang merupakan importir dan exportir beras dan palawija yang berkantor dipasar induk Cipinang memberi kesempatan kepada sebagian karyawan dan keluarganya untuk rehat sejenak dari kesibukan dan rutinitas kantor dengan mengadakan tour ke Jogjakarta dan Dieng. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 31 Desember 2014-4 Januari 2015.

Mengunjungi Telaga Warna di kawasan Dieng plateu. dieng dikenal juga sebagai negeri di atas awan.

Kunjungan ke komplek Candi Borobudur.

Kunjungan ke komplek Candi Arjuna

Kunjungan ke komplek Candi Prambanan.

Minggu, 04 Januari 2015

WISATA JOGYAKARTA

CANDI PRAMBANAN
Salah satu Candi yang paling terkenal di Indonesia setelah Candi Borobudur adalah Candi Prambanan yang merupakan salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi.


Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu yang paling besar di Indonesia, Candi Prambanan dihiasi dengan banyak relief yang diukir mengelilingi candi yang mengisahkan tentang kisah Ramayana dan Krishnayana.

Lokasi Candi Prambanan berada sektiar 17km jika dari psuat kota Yogyakarta. Jika Anda ingin berkunjung dan tidak membawa kendaraan pribadi, Anda bisa menggunakan bus dan kemudian turun di halte bus Prambanan, sangat mudah sekali mencapai Candi Prambanan karena letaknya yang dekat dengan jalan raya.

CANDI BOROBUDUR
Lokasi dari Candi Borobudur sebenarnya berada di kota Magelang, namun termasuk dalam kategori tempat wisata di Yogyakarta dan sekitarnya yang paling menarik untuk dikunjungi.

Candi ini sudah sangat terkenal sampai ke penjuru belahan dunia, Candi Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terbesar di dunia.


Letaknya sekitar 40km jika dari Yogyakarta, Sampai sekarang ini Candi Borobudur masih dikunjungi oleh banyak biksu yang berasal dari berbagai penjuru untuk berziarah karena Candi Borobudur merupakan sebuah tempat suci bagi mereka umat Buddha.

Untuk Anda yang ingin memasuki area Candi Borobudur, akan diharuskan untuk menggunakan sarung yang dipinjamkan secara gratis di pintu masuk Candi Borobudur dan sarung tersebut harus Anda kembalikan di pintu keluar Candi Borobudur.

Candi Borobudur adalah sebuah candi yang memiliki banyak relief dan patung Buddha paling banyak di dunia. Walaupun tidak berada di Jogja, namun Candi Borobudur selalu didatangi oleh berbagai wisatawan yang sedang liburan ke Jogja.

MALIOBORO
Tujuan utama dari berbagai wisatawan yang ingin liburan ke Jogja yaitu adalah Jalan Malioboro.

Jalan yang paling terkenal di Yogyakarta dan sudah menjadi tempat wisata di Yogyakarta yang paling terkenal.

Disini, untuk berfoto di penanda Jalan Malioboro saja sering kali harus mengantri lebih dahulu dengan pengunjung lain.

Nama dari Jalan Malioboro berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya adalah karangan bunga.

Jalan Malioboro akan memberikan Anda para pengunjung sebuah pengalaman wisata belanja dan wisata kuliner yang tidak ada habisnya.

Pada waktu siang hari, sepanjang Jalan Malioboro akan terdapat banyak sekali pedagang pakaian, tas, sandal, gantungan kunci, kerajinan tangan, batik, aksesoris, dan barang unik lainnya yang bisa Anda beli dengan harga murah.

Sedang pada waktu malam hari, disini Anda akan menemukan banyak sekali para pedagang makanan lesehan khas Yogyakarta yang berada di sepanjang Jalan Malioboro.

Salah satu hal yang unik di Jalan Malioboro adalah, disini ada beberapa orang yang menggunakan pakaian unik, misalnya berpakaian seperti halnya prajurit, pocong, zombie, dan lain sebagainya. Anda bisa foto bersama dengan mereka dengan biaya sukarela.

Belum ke Jogja rasanya jika Anda belum berkunjung ke Jalan Malioboro.

KRATON JOGYAKARTA
Tidak kalah menariknya, Keraton Yogyakarta juga merupakan salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang terkenal. Keraton Yogyakarta adalah sebuah bangunan yang bersejarah dari kesultanan Yogyakarta yang menjadi tempat tinggal Sultan dan keluarganya.


Selain Anda bisa menikmati keindahan arsitektur kuno, disini Anda juga bisa berkunjung ke sebuah museum yang memiliki koleksi barang-barang milik kesultanan Yogyakarta yang sebagian besar merupakan hadiah dari para raja Eropa.

Untuk Anda yang ingin datang berkunjung ke tempat wisata yang satu ini, lebih baik Anda datang pada waktu pagi hari karena Keraton Yogyakarta hanya buka dari pukul 8 pagi sampai dengan pukul 2 siang saja.

TAMAN SARI
Pada jaman dahulu Istana Air Taman Sari ini merupakan sebuah tempat rekreasi dan meditasi untuk keluarga kerajaan Yogyakarta.


Selain itu, Istana Air Taman Sari ini dulunya juga berfungsi sebagai sebuah benteng pertahanan.
Sekarang ini, Istana Air Taman Sari sudah menjadi salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang terkenal.
Udara di sekitar Istana Air Taman Sari sangat sejuk karena terdapat banyak kolam buatan yang disertai dengan kebun bunga berbau harum.
Harga untuk tiket masuk ke Istana Air Taman Sari adalah sekitar 5,000 Rupiah.

PANTAI PARANGTRITIS
Sebuah Pantai yang paling terkenal di Yogyakarta yaitu Pantai Parangtritis. Lokasinya berada sekitar 26km di arah selatan jika dari pusat kota Yogyakarta, Pantai Parangtritis memiliki ombak dan arus yang cukup besar.


Keunikan yang dimiliki pantai Parangtritis adalah terdapat bukit pasir yang biasa disebut gumuk yang ada di sekitar pantai. Jika Anda ingin mendapatkan pengalaman yang berbeda, Anda bisa mencoba untuk bermain paralayang di Bukit Parangndog.

Kamis, 25 Desember 2014

BROMO MALANG TOUR WITH SMK PGRI I BOGOR

Summitri tour sudah mulai mendapat kepercayaan dari dari wilayah Bogor. Kali ini kepercayaan datang dari SMK PGRI I Bogor yang mengadakan tour Jawa Timur dengan tujuan utama Gunung Bromo dan Malang. Peserta terdiri dari para bapak dan ibu guru beserta staff dan karyawan dengan penuh dan keceriaan.
Cari yang adem-adem dengan mengunjungi air terjun coban rondo.


Keep smile...! berfoto dulu sebelum memasuki Jatim Park

Sebagian peserta tour yang berhasil menaklukan puncak gunung Bromo dan menyaksikan kawah.

Walaupun masih kelelahan setelah mendaki gunung Bromo tetap berfoto ceria di Batu Night Spectaculer

Rabu, 17 Desember 2014

KUNJUNGAN KERJA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI ACEH

Summitri tours sangat bangga mendapat kehormatan untuk membantu Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dalam rangka kunjungan kerja dan studi banding Kepala SLB se-provinsi Aceh ke SLB Negeri Semarang yang berlangsung pada tanggal 14-16 Desember 2014.
Tidak lupa kami juga menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Tjiptono selaku kepala sekolah SLB Negeri Semarang beserta para guru dan staff yang membantu terselenggaranya acara ini dengan lancar.

Sebagian perserta studi banding berfoto terlebih dahulu untuk menunjukan kekompakan mereka dalam membantu anak-anak bangsa yang sangat special.

Tidak mau kalah dengan peserta bapak-bapak. peserta ibu-ibu juga ikut berfoto di depan balai Dinas Pendidikan Khusus provinsi Jawa Tengah.

Mendengarkan pemaparan program-program dari jajaran Dinas Pendidikan Khusus provinsi Jawa Tengah sebagai bekal untuk pengembangan dan kemajuan anak-anak special di tanah rencong.

Berinteraksi dengan peserta didik SLB Negeri Semarang merupakan salah satu bagian dari program kunjungan kerja kali ini.